Dunia sibuk dengan malapetaka baru
Tidak pernah muncul, namun bikin haru
Corona.
Iya corona, Sang pembawa petaka
Corona membekas duka
Manusia tiada daya menghadapinya
Pendidikan belum bisa menandinginya
Ilmuwan tak mampu menaklukkannya
Relawan dan perawat mulai kewalahan
Pemerintah, apalagi....zigzag dengan regulasi tipunya.
Tetapi
.
.
.
Hati dan doa yakin,
Corona mengistirahatkan bumi dari penatnya menampung ulah-uluh manusia
Sebab
Corona meningkatkan takwa,
mengajarkan kita: bersama keluarga merupakan impian bersama dan syukur atas sehat itu paling utama!
Jember, 19 Mei 2020

No comments:
Post a Comment